Archive for the 'Renungan' Category

Mar 30 2009

Dimanakah hatimu berada?

Published by Bonjour under Renungan

Kata Yesus:”…di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.” Mat.6:21. Waktu adalah salah satu harta kita yg paling berharga. Jadi dimana kita paling banyak menghabiskan waktu kita,disitulah hati kita berada.

Kata Yesus:”Marta, Marta,engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yg perlu: Maria telah memilih bagian yg terbaik, yg tidak akan diambil dari padanya.”Luk10:41-42.

Dimanakah Maria menghabiskan waktunya?

“…Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya,” Luk.10:39.

No responses yet

Dec 14 2008

Hidup untuk Tuhan vs. hidup untuk diri sendiri

Published by Bonjour under Renungan

“Sebab tidak ada seorangpun di antara kita yang hidup untuk dirinya sendiri, dan tidak ada seorangpun yang mati untuk dirinya sendiri. Sebab jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan, dan jika kita mati, kita mati untuk Tuhan. Jadi baik hidup atau mati, kita adalah milik Tuhan.” (Roma 14:7-8)

Saya perhatikan bahwa kesalahan yang saya buat seringkali terjadi karena saya masih hidup untuk diri sendiri dan bukan untuk Tuhan. Hal-hal yang menghalangi saya untuk mengalami yang terbaik yang Tuhan ingin berikan kepada saya, bukanlah hal-hal yang berada di luar diri saya, tetapi hal-hal yang ada dalam diri saya sendiri. Musuh utama saya bukanlah orang lain, tetapi diri saya sendiri. Kendala utama saya bukanlah orang lain, tetapi diri saya sendiri.

No responses yet

Sep 26 2008

Puasa bagi orang Kristen:

Published by Bonjour under Renungan

Jawab Yesus kepada mereka: “Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.” (Matius 9:15)
Sekarang mempelai itu telah diambil. Yesus telah kembali ke sorga, menantikan saat-Nya Dia akan datang kembali untuk menjadi Hakim orang mati dan orang hidup. Jadi masa di antara kenaikan Yesus ke sorga, sampai dengan kedatangan-Nya kembali adalah masa dimana orang-orang yang mengaku percaya kepada Tuhan Yesus diperintahkan untuk berpuasa. Taati saja!
Tuhan memberkati.

No responses yet

Jul 18 2008

Bagaimana mengalami hidup kekal

Published by Bonjour under Renungan

Kata Yesus: “Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak [=Yesus] dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, …” (Yohanes 6:40)

Percaya kepada Yesus berarti mempercayakan segenap hidup kepada Tuhan Yesus. Percayakan saja, maka “hidup kekal” = “hidup bersama Tuhan Yesus” akan kita alami sekarang dan sampai selamanya.

No responses yet

May 21 2008

Jadilah orang yang dikasihi Tuhan

Published by Bonjour under Renungan

Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia,…(Roma 8:28)

Allah turut bekerja dalam segala sesuatu, baik yang menyenangkan maupun yang tak menyenangkan, baik yang menguntungkan maupun yang merugikan, untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia.
Kesimpulannya, yang penting bukan apa yang terjadi pada diri kita, tetapi apakah kita adalah orang-orang yang mengasihi Allah!
Bila kita mengasihi Allah, maka Allah turut bekerja dalam segala sesuatu, baik yang menguntungkan maupun yang merugikan, untuk mendatangkan kebaikan bagi kita.
Jadilah orang yang mengasihi dan dikasihi oleh Tuhan!

No responses yet

May 14 2008

Rahasia doa yang dijawab Tuhan

Published by Bonjour under Renungan

Kata Yesus: “Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu. Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu.” (Markus 11:24-25)

Percayalah dan ampunilah, maka doa kita akan dijawab oleh Tuhan.

Percayalah = percayakan apa yang kita minta kepada Tuhan dan kebaikanNya.

Ampunilah seperti Tuhan dalam Kristus telah mengampuni kita, walau kita tak layak untuk diampuni. (Efesus 4:32)

No responses yet

May 01 2008

Arti kenaikan Yesus ke sorga

Published by Bonjour under Renungan

“Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah. Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.” (Markus 16:19-20)

Yesus naik ke sorga bukan sebagai tamu Allah tetapi sebagai Allah sendiri. “duduk di sebelah kanan Allah” adalah istilah yang menjelaskan kedudukan Yesus yang mulia di sorga sebagai Allah Penguasa seluruh alam semesta. Dalam kedudukanNya sebagai Penguasa alam semesta, Yesus meneguhkan pemberitaan Injil (kabar baik) dengan mujizat-mujizat.

Pada waktu Yesus lahir di Betlehem lebih dari 2000 tahun yang lalu, Allah menjadi manusia. Sehingga Yesus adalah 100% Allah dan 100% manusia pada saat yang sama. Kenaikan Yesus ke sorga membuktikan bahwa manusia memang bisa masuk sorga.

Firman Allah berkata: “Karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia.” (1 Tesalonika 4:14)

Percayakan nasibmu di dunia dan di akherat kepada Tuhan Yesus Kristus! Kau akan menghabiskan kekekalan bersama Dia di sorga. Sorga itu indah karena ada Allah disana.

Firman Allah berkata:

“Dan aku tidak melihat Bait Suci di dalamnya; sebab Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, adalah Bait Sucinya, demikian juga Anak Domba [Yesus Kristus] itu. Dan kota itu tidak memerlukan matahari dan bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Allah meneranginya dan Anak Domba [Yesus Kristus] itu adalah lampunya. Dan bangsa-bangsa akan berjalan di dalam cahayanya dan raja-raja di bumi membawa kekayaan mereka kepadanya; dan pintu-pintu gerbangnya tidak akan ditutup pada siang hari, sebab malam tidak akan ada lagi di sana; dan kekayaan dan hormat bangsa-bangsa akan dibawa kepadanya. Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba [Yesus Kristus] itu.” (Wahyu 21:22-27)

No responses yet

Apr 02 2008

Maju Terus

Published by rimbaman under Renungan

“… aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.”
(Filipi 3:13-14)

Sir Winston Churchill adalah Perdana Menteri Inggris sewaktu Sekutu mengalahkan Nazi Jerman di Perang Dunia Kedua yang lalu. Beliau pernah mengatakan: “Success is not final, failure is not fatal, what matters is the courage to go on.” Terjemahan bebas dalam bahasa Indonesia adalah “keberhasilan bukan akhir untuk berpuas diri, kegagalan bukan akhir segala-galanya, yang penting adalah keberanian untuk maju terus.”

No responses yet

Mar 31 2008

Pengampunan dosa untuk semua

Published by rimbaman under Renungan

Alkitab berkata: “…Kristus Yesus, yang telah menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan bagi semua manusia:…” (1 Tim.2:6)

Tuhan Yesus telah mati di kayu salib bukan hanya untuk orang percaya saja, tapi juga untuk mereka yang belum percaya. Kasih Tuhan Yesus tidak terbatas hanya untuk mereka yang sudah percaya, tapi juga untuk mereka yang belum percaya. Pengampunan dosa di dalam nama Tuhan Yesus disediakan oleh Tuhan bukan hanya untuk orang Kristen saja, tapi juga untuk mereka yang belum percaya. Sekarang terserah kepada mereka yang belum percaya untuk mengambil keputusan untuk percaya dan diselamatkan.

“Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.” (Roma 10:9)

No responses yet

Mar 31 2008

Siapakah sesamaku?

Published by rimbaman under Renungan

Dalam perumpamaan tentang Orang Samaria yang baik hati (Lukas 10:25-37), jelas bahwa yang menjadi sesama manusia adalah orang yang menunjukkan belas kasihan kepada orang yang dirampok. Yang dirampok adalah orang Yahudi. Yang menunjukkan belas kasihan adalah orang Samaria yang berbeda suku dan agama dengan yang ditolong. Yesus memuji tindakan orang Samaria ini sebagai mentaati Perintah Utama yang kedua: Kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri (Lukas 10:27;37).

Sesama manusia yang perlu kita kasihi dan bantu itu tidak mengenal perbedaan warna kulit (suku) dan agama.

No responses yet

Next »


Daily Wisdom

Today's Quote



Anda adalah pengunjung ke

sejak 1 Januari 2008